Tugas Pengembangan Peseta Didik
Nama
: Bagas Gifari Eko Saputra
NIM
: 170731637558
Offering
: C
Tugas UAS: Analisis
Artikel Problematik dalam Dunia Pendidikan
A. Diagnosa Artikel
1. Kemendikbud: Problem Pendidikan Saat Ini
2. Bank Dunia: Kualitas Pendidikan Indonesia Masih Rendah
a. Identifikasi
masalah/problematik yang ada (bds isi artikel)
Pada artikel yang pertama, problematik
yang dihadapi dunia pendidikan adalah motodologi pembelajaran para guru dan
tenaga kerja di sekolah. Sedangkan pada artikel kedua, permasalahan yang
dihadapi adalah persoalan pendidikan di Indonesia yang masih rendah dengan
adanya anak-anak 15 tahun yang masih buta huruf.
b. Identifikasi
sumber penyebab masalah (bds isi artikel)
Sumber problematik pada berita pertama
adalah kurang adanya rasa keteladanan yang berada dalam diri guru. Sedangkan
sumber masalah pada berita kedua adalah tidak meratanya akses pendidikan, serta
manajemen dan efektifitas belajar siswa di sekolah.
c. Lakukan
prognosis (kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi) bila problem tersebut
terselesaikan dan tidak terselesaikan.
Jika seandainya problem-problem yang
disajikan dalam berita di atas itu dapat terselesaikan, maka jelas bahwa
Indonesia akan menjadi negara dengan generasi emas yang mampu berpikir kritis,
sehingga dapat menciptakan hal-hal baru yang belum ada selama ini. Tetapi jika
problem-problem di atas masih belum terselesaikan, maka Indonesia akan tetap
sama seperti saat ini. Banyak anak yang masih buta huruf dan kesenjangan sosial
akan terjadi terus tiada henti.
d. Berikan
alternatif ppemberian treatment
(menurut anda), kaitkan dengan teori tentang tugas perkembangan, faktor-faktor
yang mempengaruhi perkembangan (kohart, life
event, dan significant other) dan
karakterisitik perkembangan peserta didik.
Salah satu faktor yang mempengaruhi
perkembangan peserta didik adalah Live
Event. Live event adalah
pendekatan pada perkembangan peserta didik dimana peristiwa-peristiwa hidup
yang dialami oleh peserta didik dapat mempengaruhi dan merubah kepribadian
mereka. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa peristiwa-peristiwa
yang dialami oleh sorang anak atau peserta didik dapat pengalaman yang sangat
penting.
Dengan demkian, bila seandainya problem
pada berita yang pertama diterapkan dalam teori ini maka akan memunculkan
kreatifitas guru untuk menerapkan metodologi-metodologi dalam mengajar. Tidak
seperti sekarang. Sedangkan jika teori ini diterapkan pada berita yang kedua, maka
anak atau peserta didik akan mendapat pengalaman dan dapat mengasah bakat yang
dimiliki dari peristiwa-peristiwa yang menimpa dirinya.
Comments
Post a Comment